Buku Harian

Black Hawk Return to Base

Return to base adalah istilah di dunia penerbangan, yang menyatakan pesawat/heli perlu kembali ke tempat awal dia lepas landas karena suatu hal yg urgent.

Saya menggambarkan istilah ini seperti saya yg pulang kampung untuk merubah konsep bisnis karena yg selama ini kurang dapat diterima pasar atau lebih dikenal dengan istilah pivot dlm dunia start up.

Bisnis tidak selalu gagal total, terkadang hanya konsep how to deliverd to the real market saja yang kurang tepat. Contoh, waktu dulu kuliah saya berjualan susu murni ke rumah- rumah dengan cara diantar. Analisa dan konsep marketing saya menekankan pada konsumsi susu masyarakat Indonesia yg masih rendah, sudah begitu yg dikonsumsi lebih banyak susu bubuk lagi bukannya susu cair murni.

Saya sebarkan brosur dengan menekankan daya serap susu yg rendah itu berakibat pada bla, bla,bla…. . Nyatanya gagal. Disitu saya belajar to change market culture/behavior itu tidak mudah, karenanya lebih banyak pengusaha yg surfing di atas market behavior untuk menuai keuntungan walaupun behavior masyarakatnya itu mungkin sebetulnya salah.

5 Tahun setelah saya gagal berbisnis susu, muncul anak muda lainnya yang berjualan susu. Melihat dari titik permulaan yang sama, yaitu daya serap susu di Indo masih rendah, harga susu di petani yg murah maka dia pun memulai bisnis susu, sama seperti titik awal saya melihat prospek bisnis ini.

Yang membedakan hanya bagaimana susu itu dipasarkan ke market, dia menarget mahasiswa dan memberi aneka macam rasa. Susu dengan target market mahasiswa dan menjualnya dengan meningkatkan life style, tempat nongkrong yang asyik dan gaul. Membrandingnya dengan social media yang ketika itu sedang gelombang pertama ramai-ramainya di Indo. Dan hasilnya booommm….

Bukan tentang produknya, tapi bagaimana kita menarget segmen dan mengemasnya. Kalau berpikir produk pasti ada saja yg butuh tapi sekedar butuh tidak akan menciptakan gelombang demand yg besar.

Begitu sy melihat barrier yang saat ini saya hadapi, ada yg kurang tepat dalam mengemas dan mendeliverd konsep ke market. Dari pada mendikte market, lebih baik mengikuti konsep yg market inginkan. Untungnya ada salah satu loyal customer yg memberi masukan berharga ini, sehingga proses evaluasi tidak berlangsung lama. So..Black hawk return to base untuk merubah dan memperbaiki konsep bisnis.

Advertisements
Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s