Buku Harian

Analisa Struktur Tulisan dalam Sebuah Artikel Blog Motor

Judul: Harga sensor kabel speedometer AAAA BBBB CCCC bikin “pingsan” !

632 kata, 8 paragraf.

Inti dari masing-masing Paragraf:

1 > Pembukaan latar belakang, banyak laporan harganya mahal. Pancingan kenapa bisa mahal?

2 > Perbandingan dengan kabel produk lain.

3 > Gejala-gejala rusak dan kemungkinan-kemungkinan lain yang rusak.

4 > JAWABAN NOMINAL HARGANYA. Analisa sebab harga mahal, analisa 1.

5 > Analisa 2 dan 3.

6 > Penjabaran anlisa 3. Dan remah-ramah fakta.

7 > Informasi teknis kenapa produk ini dibutuhkan dalam proses mesin hidup.

8 > Penutup. Part subtitusi, dan harapan.

Silahkan diamati untuk para blogger bahwasanya untuk menyampaikan satu pesan mengenai harga sebuah komponen tidak langsung to the point.

Pembaca diarahkan dulu ke hal-hal pembuka, poin intinya baru ada di di Paragraf ke empat. Setelah penyampaian point inti masih ada 4 paragraf lain sebagai isi. Hingga pada akhirnya paragraf terkakhir barulah sebagai penutup.

Kalimat yang digunakan tidaklah kaku, cair dengan bahasa sehari-hari. Karena tentu ini bukanlah koran nasional, kaidah jurnalistik tidak digunakan. Who cares dengan kaidah jurnalistik untuk publikasi di internet saat ini.

Kecuali anda bekerja untuk media jurnalistik daring, kaidah itu tetap perlu di junjung. Untuk media online seperti blog selama kita tidak berbohong yang menimbulkan kerugian untuk pembaca dan menghasut dengan kalimat kebencian apapun teknik penulisan artikelnya semua dapat di benarkan. Syukur-syukur sumber terkait ikut dicantumkan.

Bagaimana agar tidak langsung tertuju ke inti tulisan?

Dengan cara mengetahui hal-hal teknis maka kita bisa memperluas cakupan tulisan, tidak hanya terpaku pada hal inti. Hal ini juga bagus secara SEO, karena mengandung kata kunci turunan selain keyword utama, istilahnya Keyword LSI(Latent Semantic Indexing) dan itu penting untuk saat ini.

Yang saya tau blogger tersebut sangat memahami mengenai dunia motor, jelas, karena sudah bertahun-tahun beliau bergelut dalam dunia blogging roda dua. Jadi untuk mengembangkan tulisan tersebut sangat mudah.

Menggunakan Dirancang strukturnya atau Mengalir?

Untuk teknik penulisan apakah dirancang struktur point-pointnya terlebih dahulu atau dengan teknik penulisan yang mengalir begitu saja saya juga tidak tahu.

Tapi sepertinya kalaupun diracang point-pointnya, maka perancangannya seperti longgar. Maksudnya, rancangan struktur tulisannya tidak detail alias hanya kerangka utamanya saja. Karena dari bahasanya sangat cair dan dalam satu pragraf tidak terpaku hanya satu point saja, bisa dua point berbeda dalam satu paragraf.

Standard

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s