Buku Harian Kehidupan

Tulisan Pertama di 2020

Akhirnya blog ini “terupdate” lagi setelah cukup lama terbengkalai. Bersama tulisan ini akhirnya saya declare bahwa mulai saat ini, tepatnya Desember 2019 kemarin saya mulai nge-Youtube. 😀

Ikut arus nih ceritanya? Bisa dikatakan iya atau tidak.

Sebelumnya saya sudah mulai nge-Youtub tahun 2015 yang lalu, saat itu saya berlangganan salah satu ecourse berbayar di Udemy tentang Youtube. Jadi masalah copyright dan lain-lain di dunia ini sudah tidak asing lagi.

Bahkan saat itu youtube studio masih ada fitur editor-nya, alias kita masih bisa edit video on-the-fly di Youtube. Saat itu situs berbagi video ini belum booming, walaupun tanda-tanda yang menunjukan bahwa arah ke sana telah muncul.

Lalu Kenapa Youtube?

Setelah menggeluti dunia blogger sejak kurang lebih dari tahun 2007 akhirnya tidak bisa dipungkiri dunia saat ini mengerah ke konten video. Website 2.0 dan content text menjadi so yesterday.

Bukan berarti akan menghilang, tapi selera pasarnya akan mengarah ke video untuk beberapa jenis informasi yang dibutuhkan. Tidak semua. Ini jika kita melihat dari sisi SEO, saat orang mencari informasi melalui laman pencarian google.

Saya punya artikel lawas tentang tutorial nyetir mobil yang dulunya merajai posisi satu di google, namun pada akhirnya tergeser. Tergeser bukan oleh website berkonten text dari pesaing, melainkan tergeser oleh hasil pencarian di Youtube.

Untuk hal tutorial ini content video jelas punya keunggulan dibanding content artikel atau text. Itu jika kita melihat dari sisi SEO, alias bagaiamana informasi bisa sampai ke user.

Selain itu Youtube juga bersifat entertainment alias hiburan, yang dimana orang tidak mencari informasi tapi “informasi” entertainment itu mendatangi orang tersebut dengan cara suggestion video atau notifikasi yang muncul karena telah subscribe.

Dan di Youtube content jenis entertainment ini adalah yang dapat meraih pendapatan tinggi, bukan jenis content tutorial yang bermanfaat. Jadi kalau anda membuat video tutorial dengan tujuan membantu banyak orang dari pengetahuan anda that is good, tapi kalau mau berkelimpahan dari Youtube buatlah content yang berjenis entertainment. Yang tidak(atau sedikit) bermanfaat tapi betah untuk ditonton berbagai kalangan yang cukup luas walaupun membuang-buang waktu penonton.

Kalimat yang saya tebalkan di atas mungkin equal dengan istilah: buatlah konten yang menghibur. 😀

Standard