Buku Harian Kehidupan

Resensi Buku: Agar Sehafal Al-fatihah

Sedikit ulasan resensi buku “Agar Sehafal Al-fatihah” – Trik dan Tips Jitu Menghafal Al-Qur’an Sekuat Hafalan Al-Fatihah. Karya Arham Bin Ahmad Yasin LC, MH.

Saya tidak membaca dari bab awal karena menurut saya terlalu banyak pembukaan. Saya mulai membaca dari halaman 39, di Bab ini penulis menekankan berdasar surat Ali Imran ayat 200 bahwa untuk menghafal Al-Quran kita perlu untuk sabar dan berusungguh-sungguh. Konsisten dalam menghafal, jangan hanya menambah hafalan baru tapi hafalan lama jadi lupa.

Kemudian di bab-bab selanjutnya hal penting lainnya adalah kita harus meluangkan waktu sendiri untuk tahfiz. Bisa sehabis magrib atau setelah subuh. Di waktu tersebut secara konsisten dilakukan untuk tahfiz.

Hal lainnya yang penting adalah tetapkan target. Target haruslah masuk akal tapi juga menantang.

Strategi Menghafal

Strategi Menghafal Al-Quran: Persurat atau Perhalaman

Cara ini berlawanan dengan kebanyakan orang yang menggunakan konsep one day one ayat. Tapi dari pengalaman penulis yang sudha 10 tahun memmbing penghafal Al-Quran, untuk orang-orang yang memiliki banyak aktivitas target satu surat atau satu halaman dalam sepekan umumnya lebih realistis dan efektif hasilnya.

Teknisnya adalah kita menetapkan waktu khusus untuk menghafal satu surat(pendek) atau halaman tersebut sekaligus dalam satu hari, kemudian kita muraja’ah(mengulang hafalan) saja setiap hari selama satu pekan. Ini lebih baik daripada cara mencicil satu surat tersebut secara merata dalam sepekan.

Namun cara ini juga memiliki kelemahan diantaranya:

  • Biasanya orang sulit konsisten
  • Orang mudah jenuh
  • Jika hafalan sudah banyak penghafal bisa mengalami kesulitan menyambung ayat.

Strategi Menghafal Al-Quran: Menghafal Ayat per ayat atau Surat.

Sebelumnya perlu dilakukan langkah yang sama yaitu surah dibaca berulang-ulang minimal 5 kali dengan suara yang lantang namun dengan tartil, yaitu secara perlhana dan jelas.

Dengan teknik ini kita mneghafal ayat demi ayat, pindah ke ayat selanjutnya jika yang sebelumnya sudah benar-benar sudah hafal.

Untuk ayat yang panjang, tentukan bagian potongan-potongan ayat yang akan dihafalkan, jika sudah hafal potong demi potong maka bacalah satu ayat utuh tersebut hinggal lancar. Kemudian lanjutkan dengan ayat selnjutnya.

Mengulang Hafalan

Cara untuk mengikat hafalan agar tidak hilang adalah dengan cara mengulang-ulang. Idealnya menurut penulis ketika baru menghafal sesuai target, ia harus segera mengulang hafalan tersebut minimal 5 kali atau lebih disaat itu juga.

Lalu selanjutnya diualng lagi dalam beberapa waktu berdekatan, misal ketika hafalan kita sudah lengkap di waktu sesudah subuh maka saat itu jga diulang minimal 5 kali. Kemudian jam 9 pagi diulang lagi, lalu setelah zuhur, sebelum magrib dan setelah isya.

Standard