economy

Memilih Niche, Seed Keyword dan Keyword Turunan

Ketika saya coba research Keyword dengan EZKeyword maka tidak akan sekali jalan selesai. Ketika di coba beberapa tahap perlu dilakukan untuk mendapatkan banyak KW turunan. Langkah-langkah yang saya lakukan adalah:

  1. Research keyword satu kata kunci yang hasil pencariannya tinggi. Volume pencarian bulanan mencapai ratusan ribu pencarian(atau puluhan ribu juga bisa). Hasil salah satu KW dengan pencarian bulanan tinggi ini yang akan dijadikan Niche.
  2. Setelah menentukan satu KW yang akan dijadikan niche maka saya cari turunan dari KW tsb. Caranya dengan mencari Long tail-nya melalui keywordtool.io, Google Keyword planner atau di research kembali menggunakan Ezkeyword.
  3. Setalah itu baru hasil research tersebut di filter di Microsoft Excel berdasarkan ketentuan nilai minimal/maksimal.
  4. Cek ulang hasil filter menggunakan KW competition research(easy, very easy, dll).
Advertisements
Standard
economy

Tips Menurunkan biaya CPC Google Adwords – 1

Dalam upaya menrunkan biaya CPC Google Adwords ada dua parameter yang saya lakukan perubahan. Pertama adalah Tingkat pencocokan kata kunci, dari yang sebelumnya Broad Match menjadi Exacth match.

Kemudian yang kedua adalah perubahan set maximum daily budget.

Saya belum tahu pasti dari perubahan kedua hal tersebut mana yang benar mempengaruhi penurunan nilai CPC. Yang pasti saya menyadari ketika akan menurunkan maximum daily budget dari Rp 50.000 perhari menjadi Rp 40.000 perhari akan terjadi penurunan jumlah klik hariannya. Dan itu memang terbukti.

Jika dibandingkan dalam time frame mingguan. Terdapat penurunan jumlah klik sebesar kurang dari 20% antara sebelum dan sesudah perubahan seting maximum daily budget.Namun ada perubahan lain sebagai dampaknya, dan ini dampak yang bagus.

Yaitu terjadinya penurun nilai rata-rata CPC Adwords dan rata-rata posisi iklan. Artinya dengan penurunan budget harian sebesar 20% dan pengetatan sasaran kata kunci maka ada peningkatan performa pada nilai CPC dan posisi iklan di halaman hasil pencarian Google(bagus). Namun nilai CTR juga menurun hampir 2%(jelek).

Penurunan nilai CTR(jelek) agak berlawanan dengan kenaikan dua paramater lainnya(bagus). Analisa saya bisa jadi itu akibat pengetatan target kata kunci dari broad match menjadi exacth match. Sehingga orang yang benar-benar mencari saja yang akan melakukan klik terhadap iklan.

Namun analisa week ono week ini masih terlalu dini untuk diambil kesimpulan, karena jika dilihat dari grafiknya perubahan yang terjadi yaitu penurun nilai CPC pada report Adwords ini baru terjadi setelah hari kelima perubahan budget harian maksimal. Jadi saya kita masih perlu menunggu hingga dua minggu(asumsi) lagi apakah perubahan ini pasti akibat modif dua parameter yang disebutkan di awal.

Sabar Bray
(Ini adalah ulasan untuk penurun biaya CPC google Adwords yang hanya tampil pada Search Network Only).

Standard
economy

Beda RPM dan CPM Dalam Laporan Pendapatan Pengiklan

Dalam program kemitraan pengiklanan seperti Google Adsense ataupun Instant Artikel Facebook terdapat kolom laporan CPM, namun jangan salah jika anda teliti anda akan menemukan kolom laporan yang menuliskan RPM. Lalu apa beda diantara keduanya?

RPM adalah kepanjangan dari Revenue per thousand impression. Intinya adalah inim merupakan angka rata-rata penghasilan yang didapat setiap kali iklan tayang sebanyak seribu kali. Contoh jika nilai RPM pada kolom laporan kita terdapata angka $0.15, artinya adalah setiap 1000 kali iklan anda tampil maka anda akan mendapatkan earning sebesar $0.15 dan jika jumlah tayang iklan anda berjumlah 2000 kali dalam sehari maka earning yang akan anda dapatkan adalah  $0.3, dan seterusnya.

Dalam bahasa Indonesia RPM(Revenue per thousand impression) disebut dengan PPS(Pendapatan per seribu tayangan), Sumber Google Adsense Support.

Namun bagaimana sebetulnya maksud dari tayangan(impression) itu? Tayangan itu dihitung setiap permintaan iklan yang menampilkan setidaknya satu iklan ke situs. Nah lo bingung kan? Gini,, kalau dalam satu halaman web kita ada 3 ads unit berarti setiap halaman dibuka akan dihitung 3 tayangan(impression).

Lalu apa itu CPM? CPM(Cost per 1000 impressions) dalam bahasa Indonesia disebut dengan BPS(biaya per seribu tayang), yang artinya adalah Pengiklan(Advertiser di Adwords)  yang menjalankan iklan menetapkan harga yang diinginkan per 1000 kali penayangan iklan. Yang sebelumnya juga perlu memilih penempatan untuk menampilkan iklan, dan membayar setiap kali iklan tampil.

Lalu dari sisi publisher Adsense ini berarti akan ada earning setiap kali iklan CPM ditayangkan pada website. Iklan CPM bersaing dengan iklan CPC dalam lelang iklan Adwords, sehingga hanya iklan berkinerja terbaik akan ditayangkan pada sebuah halaman website. Pengiklan harus menawar CPM lebih tinggi daripada CPC yang ada untuk menampilkan iklan.

Jadi kesimpulannya adalah: RPM lebih merupakan penekanan angka Publisher(yang menampilkan iklan), sedangkan CPM merupakan angka patokan  kepada pemasang iklan(di Adwrods atau program iklan lainnya seperti FB ads).

Standard
economy

Menjual Sesuatu Di Facebook by tantan

“Selling stuff is EAYS! All you gotta do is give away stuff that makes people happy… And then sell stuff that makes them even happier.” – Frank Kern.

“Menjual barang itu MUDAH! Yang harus Anda lakukan adalah memberikan barang yang membuat orang bahagia … Dan kemudian menjual barang yang membuat mereka lebih bahagia lagi.”

Oleh karena itu give dulu baru take…

Sharing dulu baru selling…

Serta fokus pada audience, bukan pada diri kita sendiri…

Fokus ke audience bagaimana mereka bisa mendapatkan manfaat dari yang kita tawarkan. Bukan fokus pada diri kita untuk meraup keuntungan sebesar-besarnya.

Silahkan cek postingan ini https://t.me/tantanhilyatana/680 tentang “Hasil Perbandingan Facebook Ad Campaign Hard-Selling vs yang Non Hard-Selling” Bagaimana give dulu baru kemudian take memberikan ROAS (keuntungan) lebih besar berkali-kali lipat.

Prinsip ini adalah salah satu yang melatar belakangi lahirnya FBMagneticAds.com

Contoh pada social media, social media adalah tempat orang-orang nongkrong untuk bersosialisasi, mendapatkan informasi, atau unjuk diri. Bukan untuk membeli produk!

Oleh karena itu ketika Anda jualan di social media, Anda harus berjualan menyesuaikan behaviour (tingkah laku) social media tersebut. Cek juga postingan social media behaviour disini https://t.me/tantanhilyatana/631

Yang Anda promosikan di social media ke cold audience adalah bukan produk Anda, tetapi lead magnet Anda. Dengan cara ini memungkinkan Anda giving value terlebih dahulu, sharing terlebih dahulu…

Boleh mempromosikan/jualan produk, tapi untuk retargeting ads dan custom audience saja (warm dan hot audience).

Boleh mempromosikan/jualan produk, tapi hanya ketika Anda benar-benar sudah mendapatkan target audience yang perfect dengan produk Anda. Jika tidak, maka Anda akan menghabiskan banyak biaya untuk testing audience (biasanya kisaran $1000 s/d $3000), serta boncos.

Orang-orang beli produk Anda adalah karena mereka merasakan terkoneksi dengan Anda (brand/bisnis/produk Anda), mereka terbantukan dan merasakan manfaat oleh keberadaan Anda. Sehingga yang Anda lakukan kepada cold traffic adalah bukan jualan dulu, tapi giving value dulu melalui lead magnet Anda.

👉 Karena bisnis adalah CONNECTING & HELPING people, and making people HAPPY!

Image may contain: text
Standard
economy

Hard Selling di Social media

Hasil Perbandingan Facebook Ad Campaign Hard-Selling vs yang Non Hard-Selling…

Campaign hard-selling menghasilkan ROAS (Return On Advertising Spend) 151%. Campaign ini langsung mempromosikan sales page.

Sedangkan campaign non hard-selling menghasilkan ROAS 530%. Campaign ini tidak langsung promo sales page, tetapi melakukan education marketing dengan menawarkan lead magnet.

Jadi mana yang lebih profitable?

Jelas dunk! ROAS 530% lebih gede dan lebih profitable 👉 Campaign yang non hard-selling.

Dua jenis campaign tersebut adalah campaign untuk cold audience.

Ada lagi nich campaign yang lebih dahsyat, menghasilkan ROAS 3750%. Spent 4 juta menghasilkan 150 juta. Adalah campaign warm audience, yaitu retargeting.

The take away TIPS:

Silahkan hard-selling di Facebook Ads jika ingin ROAS kecil 😀
Maksud saya, lebih baik tidak melakukan hard-selling supaya ROAS gede.
Kenali funnel pages bisnis Anda, dan harus selalu lakukan retargeting ads jika ingin RAOS lebih gede lagi.

Semoga bermanfaat 🙏

Sumber: Telegrm Tantan H.

Standard
Wordpress

Webcamexe WebcamMax merupkaan software alternatif Webcam

TUTORIAL FAKE LIVE VIDEO STREAMING (cocok untuk menaikkan engagement & interaction bahkan like pada fanpage)

G perlu pakai OBS apalagi sampai beli tool premium

Pakai saja fake webcame, download disini softwarenya >>> https://www.kuyhaa.me/webcammax-terbaru-full.html

Pastikan mengikuti intruksi cara instal yg benar.

Cara pakai setelah instal sangat mudah.
1. Download video yg ingin di streaming
2. Set source ke folder drive download video tadi
3. Klik live pada akun atau fanpage
4. Set default came adalah WebCammax
5. Matikan microphone pada setting computer agar suara dari luar tidak masuk ke video.
6. Klik live now pada facebok & video anda akan tayang sebagai video live.

Standard