Buku Harian Wordpress

Tahap menulis

Menulis dengan teknik Reader Oriented.

  1. Pahami User Intens.
    Pahami user intens dari para calon pembaca yang mencari kata kunci tersebut.
    Pahami dengan betul maksud dari pembaca mencari kata kunci tersebut di kolom pencarian gool itu untuk apa?

    Caranya dengan melakukan penelusuran sendiri di Google dengan kata kunci tersebut. Lihat hasil pencarian yang tampil di halaman pertama google itu apa saja. Karena biasanya jenis atau tipe conten seperti itulah yang dibutuhkan dan dicari oleh calon pembaca.

    Karena seperti kita tahu, jenis konten saat ini bukanlah artikel blog saja. Bisa hasil marketplace berupa produk, google my bussines, video atau snippet. Dari yang muncul dibagian teratas itulah jenis content yang biasanya paling diterima oleh pencari.
  1. Menyusun kerangka tulisan
    Setelah kita tahu apa sih yang sebetulnya ingin diketahui oleh calon pembaca, maka kita merancang kerangka tulisan tersebut.

    Cari tahu kebutuhan pembaca. Lalu temukan jawabannya. Ada satu point jawaban utama, lalu kembangkan ke point-point yang related dengan point utama tersebut.

    Tujuannya bahwa saat pembaca ingin mengetahui point utama tersebut kita dapat mengulas beberapa point terkait(related), sehingga durasi pembaca bertahan lebih lama saat membuka halaman website kita. Akan lebih baik jika ternyata point2 tambahan tersebut juga merupakan fakta terkait yang menarik sehingga dapat bermanfaat karena menambah wawasan si pembaca.
  1. Merangkai Kata
    Paragraf satu dan dua adalah memancing pembaca dengan memberi gambaran pengantar menganai ulasan dari isi tulisan akan mencakup apa. Sehingga membaca merasa sudah berada di tempat yang tepat untuk mencari solusi dan akan melanjutkan membaca hingga paragraf selanjutnya.

    Baru mulai paragraf 3 dan selanjutnya berisi inti dari tulisan. Inti dari tulisan berisi materi yang sudah kita riset sebelumnya dan kita rancang struktur tulisannya.

    Pargaraf terakhir. Ini lebih sebagai rangkuman dan penutup. Jika pembaca bisa membaca hingga paragraf terakhir ini berarti mereka benar2 akan haus terhadap topik yang kita ulas. Dan ulasaan kita benar2 mengobati dahaga mereka atau bahkan dahag tersebut belum terpuaskan. Sehingga mereka berpotensi untuk membaca related article yang kita siapkan link-nya dibagian bawha artikel sehingga jumlah page view harian akan semakin tinggi
Standard
Buku Harian Wordpress

Tahap reDesign Website yang penting langsung keren?

Saat ini saya ingin melakukan redesign sebuah website saya. Bagi orang-orang awam mereka mengira untuk create sebuah web yang penting cukup punya dana, kemudian kasih foto, kasih info produk secukupnya jadi deh. Bagi saya tidaklah sesederhana itu.

Tapi bagi web desainer pemilihan huruf(typography), color scheme, layout dan content foto yang detail ada yang ada dipikiran mereka. Namun sesungguhnya tidak perlu sedetail itu juga dalam berpikir mengenai web desaing bagi orang awam.

Di Mulai Dari GOAL

Bagi saya untuk memulainya adalah dengan memikirkan goalnya. Tujuan dari sebuah halaman website itu nantinya untuk apa sih, itu yang harus dipikirkan sebagai dasarnya.

Lalu dipikirkan siapa sih pangsa pasar, calon visitor website tersebut. Anda tidak akan membuat website dengan color scheme warna-warni jika website anda adalah untuk perusahaan yang berdagang alat-alat industri bukan?

Setelah itu baru layout, alias struktur content yang akan kita sajikan. Jika itu sudah baru mulai berpikir ke hal yang detail dan jelimet seperti typography, color scheme, mobile responsive, foto dan lain-lain.

Studi Kasus Redesign Website

Sebelumnya saya telah menyebutkan bahwa saya ingin melakukan redesign website usaha transportasi saya yang dimulai accidentally karana pandemi Koped19. Kalau begitu cukup desain ulang saja tampilannya dengan yang lebih bagus bukan?

Jawabannya bukan! Pondasinya diawali dengan GOAL apa yang ingin dicapai.

Latar Belakang: Jadi website yang saat ini adalah website sederhana. Sangat sederhana sekali, karena hanya menggunakan theme wordpress bawaan. Alasan saya dulu adalah karena untuk menguji pasar apakah ada respon dengan jasa yang saya tawarkan. Ternyata ada dan cukup baik. That’s it.

Nah dalam perjalanannya ternyata respon pasarnya baik. Walaupun rasio antara transaksi vs klik iklan menurut saya belum terlalu bagus, tapi usaha ini sudah bisa untung.

Karena itu Goal saya yang pertama saya dalam redesign ini adalah memperbaiki tampilan halaman landing page agar rasio orang yang datang ke web dan melakukan chat WA lebih besar, sehingga jumlah transaksi juga meningkat. Caranya adalah dengan tampilan yang lebih profesional namun tetap menyentuh sisi personal pengungjung web.

Goal yang kedua adalah, ada penambahan bisnis model. Dari yang tadinya usaha jalan sendiri ternyata juga bisa di subkan ke pihak lain. Sehingga ada yang perlu ditambahkan dari halaman landing page website tersebut.

Batasan Masalah

Dalam hal desain web saat ini yang saya pegang adalah mobile first. Tidak usah jelimet dalam hal desain web seperti awal-awal di tahun 2010. Minimalis dan yang penting adalah tampilan pada device mobile. Titik.

Desain bukan hanya tampilan tapi termasuk content di dalamnya, copywrite dan foto yang baik sangat mendukung desain yang bagus. Lalu kembali lagi, minimalis namun nyaman saat dilihat di mobile browser.

Semua itu didasarkan data bahwa pengguna internet di Indonesia didominasi oleh mereka yang menggunakan perangkat mobile. Terlebih lagi ternyata pengunjung website saya selama ini justru didominasi oleh pengguna Iphone dengan safari browser-nya, itu yang bikin sedikit terkejut.

Kesimpulan Redesign Website

Dalam penjabaran singkat di atas saya menjabarkan dalam hal redesign pondasi awalnya justru bukan di dalam hal teknis desain-nya. Namun analisa kebutuhannya.

Saya sudah lama meninggalkan mindset desain website bagus yang mendetail dengan typography, color schem bagus, ukuran jarak pixel yang sempurn dan grafis bagus adalah segalanya, itu mindset saat menjadi web designer.

Bagi para pelaku UMKM mindsetnya adalah website minimalis, rapih saat tampil di mobile device dan yang terpenting content-nya dapat meyakinkan potenttial buyer untuk membeli produk/jasa kita.
Credit image: @sigmund Unsplash.

Standard
Buku Harian, Buku Harian Wordpress

Perjalanan Ke Kudus

Minggu lalu saya merencanakan perjalanan ke Kudus. Akhirnya Kemarin saya memulai perjalanan ke Kudus seorang diri menggunakan sepeda motor.

Di sana saya ngobrol dengan seseorang, lebih tepatnya bertemu dan banyak bertanya kepada beliau. Dia lebih muda dari saya tapi saya salut semangat ya dalam berbagi ilmu kepada sesama benar-benar membuatnya berbeda.

Perjumpaan kami yang pertama kemarin berlangsung sekitar hampir 3 jam. Diawali dengan ramah tamah sebentar dalam duduk lesehan yang santai saya banyak bertanya mengenai poin utama yaitu Bagaimana membuat content, Bagaimana cerita dia yang sukses membangun website yang sudah menghasilkan miliaran rupiah.

Pertama saya membahas tentang reset keyword. Saya bercerita tentang metodologi riset keyboard menggunakan aref yaitu dengan cara melihat keyboard keyboard dari website kompetitor dan mengambil memfilter semua keyboard keyboard yang tingkat kompetisinya rendah Pertama saya membahas tentang reset keyword.

Pertama saya membahas tentang reset keyword. Saya bercerita tentang metodologi riset keyboard menggunakan aref yaitu dengan cara melihat keyboard keywoard dari website kompetitor dan mengambil memfilter semua keyword2 yang tingkat kompetisinya rendah.

Dia meluruskan bahwa 1 termasuk susah maka carilah yang nol koma sekian… maksimal 0,6 atau 0,8.

Atau research dengan melihat kompetitor yang webnya lemah authority nya tapi bisa di halaman 1 Google untuk beberapa kata kunci. Cukup dengan cara itu lihat daftar keywoard-nya dari ahrefs atau site map xml-nya. Setelah itu tinggal deh bikin konten.

Tentang backlink

Untuk backlink dia mengandalkan blogspot gratisan. Buat pbn dari blogspot gratisan konten nya ambil dari snippet halaman1 GoogleUntuk backlink dia mengandalkan blogspot gratisan.

Setiap satu pbn maksimal 5 outbound Link. 3 artikel tanpa outbound lalu 1 artikel yang ada outbound LinkSetiap satu pbn maksimal 5 outbound Link.

Tentang Membuat Konten

Kemudian tentang pembuatan konten. Harus didasari pemikiran asas manfaat untuk pembaca itu wajib. Menulis bukan untukku Google tapi menulis untuk pembaca web kita.

Nggak ada yang special, Intinya hanya itu enggak ada rahasia-rahasiaan tapi bagaimana kita konsiten menjalaninya.

Β 

Standard
Buku Harian Wordpress

Proses Lebih Penting Daripada Hasil Dalam Membangun Website

Sebuah hasil perenungan pada tanggal: 13-November-2015:

Kenapa proses lebih penting daripada hasil dalam hal membangun sebuah website:

Website adalah aset.

Bangun sebuah website adalah membangun sebuat aset yang akan menghasilkan kedepannya. Bagaimana membangun sebuah aset dengan tujuan-tujuan tertentu, tapi bagaimana membangun sebuah aset dengan proses yang menyenangkan lalu tanpa disadari suatu hari akan menghasilkan nilai yang tak terkira.

Mengapa bukan dengan mengejar target-target tertentu semata? Karena dalam memulai kita adalah single fighter, semuanya harus kita lakukan sendiri tanpa sumber daya yang memadai. Jika kita tidak menikmati proses tersebut kita hanya akan stres dan malah tidak dapat menciptakan nilai yang bermanfaat.

Jadi bagun sebuah website dengan cara dan “aliran” yang kau nikmati, enjoylah setiap hari demi hari. Tunggu hingga suatu hari aset mu itu akan bermanfaat bagi orang lain dan nilainya menjadi luar biasa.

Standard
Buku Harian Wordpress

Daftar Dimas Bek-link

Judulnya maksa dan agak jayus, tapi itu trikΒ  supaya tidak muncul di SERP untuk kata kunci “bekling”, jadinya diplesetkan. Lah, kalau tidak mau ter-crawl on search engine kenapa dipublish? Karena publikasi post di sini hanya untuk mencatat saja. Lah kok tidak di save as drfat saja? Ah sudahlah πŸ™‚

1 xing.com About Me PR 8
2 my.telegraph.co.uk About Me PR 8
3 blogger.com About Me PR 8
4 politico.com/ About Me PR 8
5 issuu.com/ About Me PR 8
6 ehow.com About Me PR 7
7 zillow.com About Me PR 7
8 2checkout.com About Me PR 7
9 30boxes.com About Me PR 7
10 community.elgg.org About Me PR 7
11 comedycentral.com/ About Me PR 7
12 jamieoliver.com/ About Me PR 7
13 activerain.com About Me PR 6
14 answerbag.com About Me PR 6
15 viddler.com/ About Me PR 6
16 fontstruct.fontshop.com/ About Me PR 6
17 stickam.com/ About Me PR 6
18 quarterlife.com/ About Me PR 6
19 dontstayin.com/ About Me PR 6
20 virb.com/ About Me PR 6
21 myfolio.com/ About Me PR 6
22 threadless.com/ About Me PR 6
23 gusto.com/ About me PR 6
24 schoolofeverything.com/ About Me PR 6
25 crowdspring.com/ About Me PR 6
26 yuku.com/ About Me PR 6
27 startupnation.com About Me PR 6
28 democracyforamerica.com/ About Me PR 6
29 newstrust.net/ About Me PR 6
30 divinecaroline.com/ About Me PR 6
31 thepoint.com/ About Me PR 6
32 soundclick.com/ About Me PR 6
33 redbubble.com/ About Me PR 6
34 dezinedepot.com About Me PR 6
35 protectthehuman.com/ About Me PR 6
36 retroland.com/ About Me PR 5
37 vidilife.com/ About Me PR 5
38 socialight.com/ About Me PR 5
39 vi.sualize.us/ About Me PR 5
40 nobosh.com/ About Me PR 5
41 listal.com/ About Me PR 5
42 linkinn.com/ About Me PR 5
43 revish.com/ About Me PR 5
44 community.guinnessworldrecords.com/ About Me PR 5
45 nerdfighters.ning.com/ About Me PR 5
46 rezzable.com/ About Me PR 5
47 shoutlife.com/ About Me PR 4
48 widgiland.com/ About Me PR 4
49 ikarma.com/ About Me PR 4
50 bloggersunite.org/ About Me PR 4
51 deviantart.com
52 hubpages.com/living
53 delicious.com

 

Kalau yg berikut ini backlink yg dijadikan data di profile:

Google Profiles
Google Places
LinkedIn
Digg
Foursquare
Reddit
Squidoo
Stumbleupon
Ezine Articles
Hubpages
Dotpoch

 

 

Standard
Buku Harian Wordpress

Tergeted Customer itu Mahal Jendral!!!

Seminggu ini mulai berexperiment dengan Adwords. Dan damn shitt… mahalnya traffic itu. Saya set ke ads untuk search ads yang hanya tampil dihasil pencarian Google. Set ADS dua buah, yang satu dengan Max CPC di 1500 dan yang satu di 7000. Yang 7000 lebih baik rata-rata posisinya, bisa di satu koma sekian dan selalu kena limit harian.

You tau ini keyword yang peminatnya nggak banyak dan susah generate money dari keyword ini. Rata-rata pesaing web ini adalah situs besar yang kemungkinan besar mereka juga nggak dapet uang langsung dari konversi iklan ini, tapi hanya untuk membranding situs ecommerce mereka.

Dan saya ikut bermain di keyword tersebut padahal saya kira persaingannnya rendah. Kembali lagi ke masalah set Ads, masing-masing Ads saya set keywordsnya tidak sampai 20 padahal minimal jumlah keyword yang dianjurkan adalah 20. Kenapa tidak banyak? Karena saya hanya ingin yang benar-benar mengena, bukan untuk branding.

Impactnya tidak ada setelah campaign di adwords. Ada beberapa kemungkinan:

  1. Budget iklannya terlalu kecil padahal pesaing di adwords utk keywords tersebut kakap semua.
  2. Pasar yang dituju untuk transaksi memang terlalu kecil juga.
  3. Orang tidak yakin dengan layanan kita.

So,,, kalau kita mau berjualan online entah itu services or goods dengan budget terbatas maka mengandalkan traffic dari iklan CPC adalah salah jika tidak dipikir convertion-nya dari awal. Budget iklan berapa dan profit per pertransaksi berapa, sehingga didapat target berapa penjualannya.(TEORI!)

Nyatanya mayoritas usaha kecil tidak memulai dari hitung-hitungan seperti itu, dan ketika sudah mulai beriklan baru deh ketemu masalahnya πŸ˜€ πŸ˜€ πŸ˜€

So,, another path is BUILD your own ORGANIC TRAFFIC. Organic traffic yang kadang nggak bernilai, apalagi jika dipasang adwords berisi advertiser Indo yang nilai CPC-nya hanya sekain penny saja mungkin bisa kita maksimalkan dengan berjualan. Memancing potential customer dengan knowledge, dan targetkan sekian persen dari mereka untuk berbelanja.

Costnya adalah untuk create content, tapi yang jelas content berkualitas bukan hanya seperti website kacangan copas. Dengan begitu akan muncul trust dari visitor.

Sebagai gambaran periode Mingguan saat ini dan estimasi menurut perhitungan google:

  • Saat ini budget Rp 707.000 menghasilkan 198 clicks
  • Estimasi jika diturunkan jadi 527.000 hanya akan menghasilkan 149 clicks
  • Estimasi jika dinaikkan jadi 1.257.000 hanya akan menghasilkan 358 clicks
  • Estimasi jika dinaikkan jadi 1.907.000 hanya akan menghasilkan 528 clicks

Itu biaya perminggu. Imagine hampir dua juta perminggu hanya menghasilkan 528 potential buyer,,,,, potensi belum real buyer. Berapa persen dari potensi itu yang bisa nyantol ke transaksi? Berapa profit yang harus di set pertransaksi? Kalau sudah begini jika dipikir, piramida tertinggi dalam bisnis ecommerce adalah……….. Penyedia platform iklan. That’s way,, seiring dengan naiknya aktifitas ecommece suatu negara, di situlah mbah Gugel memanen hasil.

So itulah kenapa Project Loon bersedia membangun internet di Indonesia gratis…. (Kok jadi melebar gini pembahasannya) πŸ˜›

Standard
Buku Harian Wordpress

Mau Tahu Cara Membuat Copywriting Sederhana Anti Merana? Berikut 6 Cara Membuat Copywriting yang Sederhana Tapi Menjual | Kontenesia

erhana Anda akan terjual jika memenuhi kriteria AIDCA, yaitu sebagai berikut:Attention: bersifat menggoda dan menarik pembaca.Interest: menarik perhatian atau minat pembaca.Desire: dapat meme

via Mau Tahu Cara Membuat Copywriting Sederhana Anti Merana? Berikut 6 Cara Membuat Copywriting yang Sederhana Tapi Menjual | Kontenesia.

Standard
Buku Harian Wordpress

Yang Google tidak suka

Yang gak boleh itu :1. Membuat Konten secara otomatis2. Berpartisipasi dalam skema link3. Membuat halaman dengan sedikit atau tanpa konten asli4. cloaking5. pengalihan licik6. Teks atau link tersembunyi7. halaman doorway8. konten grabbing / scrapping an9. Berpartisipasi dalam program afiliasi tanpa menambahkan nilai yang cukup10. Memuat halaman dengan kata kunci yang tidak relevan11. Halaman menciptakan perilaku berbahaya, seperti phishing atau menginstall virus, trojan, atau badware lain12. Menyalahgunakan cuplikan kaya markup13. Mengirimkan query otomatis ke GoogleSudah tau melanggar tapi dilakukan berulang-ulang.Ingat : melakukan hal yang sama terus-terusan adalah salah satu ciri kegilaan.

Standard
Buku Harian Wordpress

In Defence Of WordPress

In Defence Of WordPress.
The internet is verbally attacking WordPress again. I read a lot of hate towards WordPress for its latest security vulnerabilities that have become public.

What I don’t see is praise in how those updates are handled and distributed to its millions of users.

Cross-Site Scripting Vulnerabilities

The last 2 weeks, 3 major security releases have been announced by the WordPress team;

Oh my, WordPress must pose a security risk, right?!

The Magical Release: WordPress 3.7

I was skeptical when they first announced this, but automatic background updates as featured in the 3.7 release are amazing.

Automatic background updates were introduced in WordPress 3.7 in an effort to promote better security, and to streamline the update experience overall. By default, only minor releases – such as for maintenance and security purposes – and translation file updates are enabled on most sites. In special cases, plugins and themes may be updated.

If you read the comments on Twitter, security blogs and even major news sites, you would expect the internet to have crashed and burned by now, with all the WordPress security vulnerabilities.

But that magical feature saved the internet from a lot of problems. That feature, that most WordPress users take for granted, is the single best thing ever to happen to WordPress.

And to think I questioned it at launch. What happens when your auto-update breaks all sites? What happens if an update is pushed, that introduces more vulnerabilities or backdoors? What if WordPress.org is every compromised and attackers can influence that update?

None of those scenarios happened. At least, not yet. But WordPress’ trackrecord is solid.

Patching several million websites

WordPress is popular. It powers millions of sites. Small & big. This puts it in a position where it’s bound to attract some unwanted attention. Once a critical WordPress vulnerabilty comes out, the update is pushed to those millions of sites within hours.

Standard
Buku Harian Wordpress

PHP to display image data on attachment page

<?php
$metadata = wp_get_attachment_metadata();
printf( __( 'Uploaded on: %2$s
File URL: %3$s
Dimensions: %4$s × %5$s
Post: %8$s
', 'mytheme' ),
esc_attr( get_the_date( 'c' ) ),
esc_html( get_the_date() ),
esc_url( wp_get_attachment_url() ),
$metadata['width'],
$metadata['height'],
esc_url( get_permalink( $post->post_parent ) ),
esc_attr( strip_tags( get_the_title( $post->post_parent ) ) ),
get_the_title( $post->post_parent )
);
?>

Standard