economy

Percobaan Cara menjual Property di IngTernhet

Produk property over supply di social media, yang menjual dan yang melihat postingannya pun kebanyakan pemain atau sebut saja makelar.

Sebagai makelar tentu kuncinya adalah bagaiman bisa menemukan pemilik property-nya langsung yg ingin menjual dengan harga relatif miring dan lokasinya yang menarik.

Satu hal lagi yang penting, syukur-syukur dapat calon pembeli yang langsung pemakai bukan sesama perantara. Sehingga “rantai makelar” akan lebih pendek, yang berakibat harga jual ke konsumen dapat ditekan karena komisnya tidak terlalu besar.

Dari pengalaman jika kita menggunakan rantai makelar sebagai jaringan pemasaran minimal ada 3 makelar sebagai penghubung, bahkan bisa sampai 5.

Dari sini saya mencoba untuk menarget potential buyer direct dengan cara yg sudah biasa saya gunakan untuk jualan sebelumnya. Kebetulan untuk masalah pemilik yang menjual property-nya saya mendapat info secara offline.

Langkah-langah

  1. Riset Keyword, diawalai dengan kata kunci yang relatif sempit. KW harus sangat related kriteria property yang kita tawarkan.
  2. Persiapkan landing page. Buat copy writing dengan user intens target market kita.
  3. Iklankan dengan budget minim dulu.
  4. That’s it.

Saya akan update hasilnya setelah seminggu atau dua minggu lagi disini.

Standard
economy

Content Tak Berkualitas Untuk Orang Tak Berkualitas

Youtube layaknya facebook, dia merekomendasikan video-video kepada user-nya berdasarkan algoritma. Algoritma tersebut mempelajari interest dari user tersebut. Katakanlah si user bertahan menonton video rekaman telenovela berkali-kali hingga selesai video, maka youtube menilai orang tersebut memiliki interest dalam video berjenis telenovela.

Semakin user terdeteksi memiliki ketertarikan terhadap suatu hal, semakin sering Youtube men-suggest video dengan tipe sejenis.

Selain itu Youtube melakukan profilling. Siapakah user-nya. Jika dari data user dia adalah seorang wanita, senang telenovela, maka youtube akan mensuggest video yang bukan hanya telenovela tapi video sejenis yang sekiranya disukai oleh seorang wanita di range umur tertentu, Misal video memasak, video film korea dan lain-lain.

Konten Menyesuaikan Orangnya

Dengan begitu konten video yang di suggest oleh Youtube menyesuaikan user-nya. Semakin lama kita login dan menonton dengan akun Youtube kita, maka semakin relevan konten video yang di suggest berdasarkan intereset kita dan demografi kita.

Tidak percaya? Oke begini coba saja jika anda menonton Youtube dari pc atau laptop, lalu browser-nya di clear cache dan clear cookies. Dan kita tidak login Youtube, lalu ip address kita di reset. Yang terjadi adalah algoritma Youtube tidak akan mengenali “siapa anda” dengan tidak mengenali siapa anda maka intereset anda tidak diketahui dan youtube tidak akan menampilkan content dengan niche sesuai ketertarikan anda.

Paling Youtube hanya menampilkan video-video terpopuler berdasarkan lokasi ip negara kita.

Nah yang ironis dan sekaligus merupakan celah potensinya adalah di Indonesia ada banyak manusia dengan pengetahuan terbatas dan gampang termakan click bait judul dan thumbnail. Maka jika Youtube sudah mendeteksi interest dan karakter user tersebut maka seperti kita tahu video yang akan ditampilkan adalah video dengan kualitas-kulitas content yang rendah.

Content berita hoax, content video bertipe sinetron, content ulasan yang nggak masuk akal, dan lain-lain. Content berkualitas rendahan tersebut viewers-nya banyak loh.

Jika anda belum pernah menemukan content dengan jenis dan kulaitas seperti itu di Youtube, selamat berarti anda orang-orang berkualitas dan hanya di suggest dengan konten-konten video berkualitas oleh Youtube.

Celah Bisnis

Namun untungnya di sini adalah kita sebagai orang Indonesia bisa membuat content dengan kualitas tersebut untuk menyasar orang-orang jenis tersebut.

Karena membuat konten video yang berkualitas adalah tidak murah dan butuh effort yang besar, maka cukup menyasar kalangan akar rumput tersebut yang jumlahnya besar dengan video-video reupload merupakan celah bisnis yang patut dipertimbangkan.

Asalkan kita tahu kunci dari video kelas rendah tersebut.

Kuncinya adalah gambar dan teknik editing yang bagus, dan narasi yang meyakinkan. Dan di upload secara konsisten. Itu saja.

Jadi kita ikut mencari uang dari kebodohan masyarakat dengan membuat video berkonten bodoh tapi menarik gitu?

Itu kan bahasa jujurnya, ya dicari istilah yang lebih halus dikitlah. 😀 😀

Standard
economy

Update bulan 8 Pasca Cov-19 Terhadap Kehidupan Saya

Saya harus membuka artikel kali ini dengan kalimat yang sedikit membosankan: Setalah tidak lama nulis di blog, akhirnya hari ini saya menulis juga. Mencatatkan bagaimana Covid-19 berdampak terhadap kehidupan keluarga saya.

Dibulan kedua atau ketiga saya sudah tidak memiliki website yang menghasilkan income lagi, semua sudah terjual. Akun Adsense lawas yang selama ini menghasilkan pun telah dijual. Bisnis Mobil bekas pun tiarap semua.

Usaha yang dijalankan istri juga terdampak secara langsung. Dua atau tiga bulan diawal Covid mendera harus terpaksa tutup, dengan tetap membayar gaji pokok para karyawan agar tidak ada PHK(walaupun akhirnya 2 personil mengundurkan diri).

Setelah masuk pun, tamu masih sepi dan terpaksa karyawan di rolling hanya masuk 1 orang perhari di hari biasa dan 2 orang di akhir pekan.

Memulai Bisnis Baru

Di bulan Juni 2020 saya memulai usaha baru yaitu jasa carter mobil. Bermula dari membaca ada permintaan di sebuah group Fesbuk untuk mengantar ke bandara Adi Sumarmo, saya japri dan tawarkan ternyata harga yang saya tawarkan cocok.

Dari situ saya menyadari ada peluang untuk bisnis tranportasi khusus ini. Kemudian saya coba iklan di OLX ternyata ada respon, orderan kedua saya yang di dapat dari iklan OLX adalah pengantaran ke Pemalang dari Bulak Sumur, Sleman.

Berawala dari situ setelah beberapa kali orderdan dari OLX maka saya beranikan diri untuk membeli domain dan membuat website. Website WordPress based ala kadarnya, domain beli dengan ekstensi .online seharga Rp 10.000 untuk tahun pertama, dan hosting pakai yang sudah ada selama ini. Rencana saya untuk digeber dengan promosi berbayar alias iklan.

Dengan modal alakadarnya tersebut pikir saya kalau ternyata tidak laku pun tidak masalah. Akhirnya dalam hitungan 2 aau 3 hari website jadi, dan di bulan Juli saya iklankan.

Setelah di iklan ternyata ada respon yang cukup baik, walaupun biaya iklan cukup tinggi karena ada kekeliruan setting. Saya buka lagi catatan beberapa tahun silam juga video tutorial tentang program periklanan Google Ads yang pernah saya pelajari beberapa tahun silam.

Setelah diiklankan ternyata ada permintaan, omsetnya tembus 3,6 juta. di bulan Agustus. Bulan september turun jadi 2,8 juta karena ada side project saat itu. Dan di bulan oktober kemaren omsetnya tembus lebih dari 5 juta.

Dari yang tadinya saya sekedar berpikir untuk menyambung hidup lalu saya menjadi berpikir bisakah bisnis ini di Scale Up?

Scale Up Bisnis Transportasi

Segmen saya sasar dalam bisnis ini bukanlah segemen wisatawan yang mau sewa mobil lepas kunci. Berbeda dengan segmen tersebut yang lebih sensitf dalam memilih mobil, segmen yang saya layani adalah mereka yang membutuhkan jasa transportasi.

Asalkan mobilnya bersih, ada AC-nya, yang bawa nyaman dan harganya murah maka mereka okay saja.

Nah kendala untuk scale up itu ada point terakhir yang saya sebutkan di atas. Harga murah memang menggoda, apalagi murah namun pelayanan prima. Tapi biaya produksi jasa untuk mendukung hal tersebut nyaris mustahil untuk diaktualisasikan.

Lah buktinya sudah berjalan 4 bulan ini bisa? Jawabannya di tulisan berikutnya mengenai perhitungan kalkulasi bisnis transportasi.

Standard
economy

Pivot Bisnis Model

Hari ini saya putuskan pivot bisnis model, dari publisher website MFA ke website menjual …. .

Pivot ini bukan berarti merubah revenue stream, menghilangkan ads. Revenue dari Ads tetap ada karena unit iklan tidak dicabut. Namun fokus kerjaan akan ke membuat produknya, membuat landing page dan memasarkan di Indimart.

Semoga Semesta memberkati niat baik ini.

Standard
economy

Cara buat Postingan FB Viral

Ternyata postingan viral itu ada Rumusnya
setelah di amati dari sekian akun FP dan akun Profil
kira2 kalau mau di bagikan tips nya ada yang mau ndak ?

1. isi konten yang bermanfaat dan mengundang Engagement
atau yang memang ngena banget sama audience
contoh2 nya nih
status seperti ini yang meminta interaksi dulu Oleh teman2 fb lalu di lanjutkan
contoh lain adalah status yang mengundang jawaban dari audience fanpages
atau status yang mengundang simpati atau bahasa anggukan universal
status yang menyentuh hati
==================================

2.Kontest dan Giveaway

kontest dan giveaway adalah salah satu teknik Growthhacking yang bisa melejitkan Leads database dalam waktu Singkat
Kontest dan Giveaway ini bisa temen2 berikan dalam waktu 3 hari sampai 2 minggu dengan cara meminta
share komen atau like atau isi email juga kepada peserta giveaway
dari sini bisa banget mendapatkan engagement yang banyak dan tertarget orang-orang yang interest Oleh penawaran atau produk yang temen2 punya.

3 & 4. Auto Reply Komen dan Auto message
salah satu teknik yang dulu saya pelajari dari agan Khalid
Dulu waktu ngiklan model PPE banyak banget interaksi tapi minim yang beli
Tapi setelah b memakai autoreply dan auto komen postingan (BOT)
(pakai Template) untuk auto reply dan mesage nya

langsung meningkat 10x orderan dari fanpages mesenger.

kalau ini memakai tools

Tools apa yang saya pakai ?
dulu saya memakai FPMB kelebihannya kita sendiri yang pakai tapi memakan resources hosting kita.
tapi sejak facebook update tools nya ga Berfungsi
dan saya beralih ke tools lain yang ga perlu hosting sendiri dan
webased
pakai apa itu ? nanti di bawah ya

5. Facebook Live

Walaupun videomu ga beneran live tapi kamu bisa melakukan itu seolah-olah LIVE

kita tahu sendiri Facebook ataupun youtube memberikan Notifikasi Spesial
kepada video yang di siarkan LIVE
makanya mastih Guru saya @Christina lie Sering Live Facebook dan Engagement Akun profilnya Luar biasa
Tools yang di pakai bisa pakai OBS atau pakai webased seperti tools di bawah

6. Paid ads

Objective yang di pakai biar akun atau postingan rame
adalah objective PPE
selain buat cari sosial proof (bukti sosial) PPE Juga Bisa bikini postingen rame tanpa perlu bayar mahal.

tentunya isi iklannya bukan cuma minta like komen atau share aja
tapi juga materi iklan produk kamu agar mereka mau share dan juga mau beli
at least mau komen

isi konten yang bagus bisa di beri kan BOLD pada kata CALL to ACTION nya

Sebenernya banyak contohnya tapi mungkin bisa dibuatkan ebook nya

dari semua Tips diatas ada beberapa yang bisa langsung di lakukan
ada juga yang membutuhkan TOOLS.

kali ini saya mau berbagi untuk 5 orang yang beruntung tools 10 fb viral hack tools dalam satu dashboard

yang
1. like dan SHARE status ini ,
2. komen IDE CEMERLANG mau di pakai apakah tools ini
untuk meningkatakn LEADS, ENGAGEMENT atau PENJUALAN
3. pemenang akan di pilih dan di umumkan di status fb saya

Tool apaan sih ini ?
intinya dengan tools ini kamu bisa
1. bikin status mu di kasih tulisan BOLD italic dan underlined sehingga
bisa buat kata2 CALL to Action dan dapat lebih banyak perhatian dari audience

2. Post manager
kamu bisa buat postingan manual seperti postingan di iklan
bisa buat auto post schedule
3. clickable images
postingan gambar mu bisa langsung di klik menuju link webiste atau jualan kamu

4. Messenger Bot
bisa auto reply dan kasih pilihan2 saat jawab
seperti manychat atau chatfuel yang bisa otomatiskan penjualan lewat messenger

5. Broadcast Message
kamu bisa kirim broadcast Pesan ke audience yang perdah interaksi dengen fanpagesmu langsung
GURIH kan ?

6. AUTO KOMEN di status Fanpages mu
ini yang saya pakai ketika ngiklan pakai PPE dan walaupun iklan PPE tapi Closingnya
RASA CTW dan CONVERSI 😀
jadi tools ini bisa auto reply dan auto message yang komen di status iklanmu.

7. Fanpages inviter tools
tools ini bisa invite orang-orang untuk like Fanpagesmu

8. Konten dan desain materi iklan online langsung
berisi 1,423 premium design templates, 7.5 juta stock design assets,
450,000 Viral quotes dan banyak lagi…
ga perlu beli2 lagi konten buat iklan lagi

9. LIVE ENGINE
kamu bisa melakukan LIVE Broadcast
tanpa kamu perlu live beneran
upload video rekaman mu agar dapat banyak engagement dan reach.

Khusus buat 5 orang pemenang di berikan akses
GRATIS

yang mau beli HARGA PRELAUNCH bisa langsung kesini

socicake.id/prelaunch

 

Source: FBAdirWardana

Standard
economy

7 Tips Membuat Caption Foto Menarik

Menghasilkan foto yang bagus bisa jadi jauh lebih mudah ketimbang membuat caption (keterangan) foto yang menarik dan unik. Padahal, dengan caption yang kreatif bisa mengundang orang berinteraksi dan juga memberi like.

Bila kamu termasuk orang yang sering bingung bagaimana membuat caption yang “bercerita” dan bisa membuat orang lain memberi respon, simak beberapa tips berikut ini:

  • 1. Buat caption dengan tujuan Saat menciptakan keterangan pada foto atau video, pikirkan tentang “tujuan” di balik postingan tersebut. Apakah kamu berusaha terhubung dengan follower? Ingin mereka melakukan tindakan tertentu setelah membaca atau melihat postingan kamu? Atau karena kamu ingin berbagi tentang diri kamu pada follower? Memikirkan alasan utama mengapa kamu membuat postingan itu adalah langkah awal untuk menciptakan keterangan foto yang bisa menghasilkan rasa keterlibatan.
  • 2. Pancing percakapan Sesekali buatlah caption yang memancing respon diskusi atau percakapan. Misalnya, dari pada hanya menulis “Cappucino iced adalah favoritku”, kamu bisa mengubahnya menjadi “Aku suka banget cappucino iced saat musim panas. Apa minuman favoritmu di siang yang terik ini?” Pertanyaan yang terbuka adalah pemancing percakapan yang efektif dari pada pertanyaan “iya” atau “tidak”.
  • 3. Ajakan untuk melakukan tindakan Ajakan agar pengikut kita melakukan sesuatu tindakan adalah cara lain untuk mendorong keterlibatan. Misalnya saja kita mengajak pengikut untuk membaca tulisan terbaru di blog atau menjawab pertanyaan. Walau begitu, jangan terlalu sering mengajak pengikut kita melakukan sesuatu karena orang bisa bosan.
  • 4. Nilai lebih Gunakan keterangan foto untuk memberi informasi, memancing tawa, atau berbagai inspirasi. Memberi nilai lebih pada mereka akan mendorong mereka memberi balik.
  • 5. Pikirkan orang lain Cara paling tepat untuk mendapat respon dari postingan kita di media sosial adalah membayangkan diri kita ada di posisi mereka. Beberapa pertanyaan ini bisa membantu kita, misalnya, apakah pengikut saya akan peduli? Apa yang akan saya pikirkan kalau ada postingan seperti ini di lini masa saya? Apakah keterangan foto ini merefleksikan diri saya?
  • 6. Jadi diri sendiri Hindari keinginan untuk bersaing dan menonjol. Jadilah diri sendiri dan buatlah postingan yang menggambarkan diri kita.
  • 7. Buat cerita Cara terbaik untuk menciptakan keterlibatan dan respon di media sosial adalah dengan bercerita. Berbagi tentang tantangan, anekdot, atau cerita yang berkaitan dengan pengikut kita. Menceritakan sebuah cerita juga membantu kita menunjukkan kepribadian dan menciptakan hubungan yang lebih nyata dengan follower.

Sumber: Kompas.com
Penulis: Lusia Kus Anna

Standard
economy

Memilih Niche, Seed Keyword dan Keyword Turunan

Ketika saya coba research Keyword dengan EZKeyword maka tidak akan sekali jalan selesai. Ketika di coba beberapa tahap perlu dilakukan untuk mendapatkan banyak KW turunan. Langkah-langkah yang saya lakukan adalah:

  1. Research keyword satu kata kunci yang hasil pencariannya tinggi. Volume pencarian bulanan mencapai ratusan ribu pencarian(atau puluhan ribu juga bisa). Hasil salah satu KW dengan pencarian bulanan tinggi ini yang akan dijadikan Niche.
  2. Setelah menentukan satu KW yang akan dijadikan niche maka saya cari turunan dari KW tsb. Caranya dengan mencari Long tail-nya melalui keywordtool.io, Google Keyword planner atau di research kembali menggunakan Ezkeyword.
  3. Setalah itu baru hasil research tersebut di filter di Microsoft Excel berdasarkan ketentuan nilai minimal/maksimal.
  4. Cek ulang hasil filter menggunakan KW competition research(easy, very easy, dll).
Standard
economy

Tips Menurunkan biaya CPC Google Adwords – 1

Dalam upaya menrunkan biaya CPC Google Adwords ada dua parameter yang saya lakukan perubahan. Pertama adalah Tingkat pencocokan kata kunci, dari yang sebelumnya Broad Match menjadi Exacth match.

Kemudian yang kedua adalah perubahan set maximum daily budget.

Saya belum tahu pasti dari perubahan kedua hal tersebut mana yang benar mempengaruhi penurunan nilai CPC. Yang pasti saya menyadari ketika akan menurunkan maximum daily budget dari Rp 50.000 perhari menjadi Rp 40.000 perhari akan terjadi penurunan jumlah klik hariannya. Dan itu memang terbukti.

Jika dibandingkan dalam time frame mingguan. Terdapat penurunan jumlah klik sebesar kurang dari 20% antara sebelum dan sesudah perubahan seting maximum daily budget.Namun ada perubahan lain sebagai dampaknya, dan ini dampak yang bagus.

Yaitu terjadinya penurun nilai rata-rata CPC Adwords dan rata-rata posisi iklan. Artinya dengan penurunan budget harian sebesar 20% dan pengetatan sasaran kata kunci maka ada peningkatan performa pada nilai CPC dan posisi iklan di halaman hasil pencarian Google(bagus). Namun nilai CTR juga menurun hampir 2%(jelek).

Penurunan nilai CTR(jelek) agak berlawanan dengan kenaikan dua paramater lainnya(bagus). Analisa saya bisa jadi itu akibat pengetatan target kata kunci dari broad match menjadi exacth match. Sehingga orang yang benar-benar mencari saja yang akan melakukan klik terhadap iklan.

Namun analisa week ono week ini masih terlalu dini untuk diambil kesimpulan, karena jika dilihat dari grafiknya perubahan yang terjadi yaitu penurun nilai CPC pada report Adwords ini baru terjadi setelah hari kelima perubahan budget harian maksimal. Jadi saya kita masih perlu menunggu hingga dua minggu(asumsi) lagi apakah perubahan ini pasti akibat modif dua parameter yang disebutkan di awal.

Sabar Bray
(Ini adalah ulasan untuk penurun biaya CPC google Adwords yang hanya tampil pada Search Network Only).

Standard
economy

Beda RPM dan CPM Dalam Laporan Pendapatan Pengiklan

Dalam program kemitraan pengiklanan seperti Google Adsense ataupun Instant Artikel Facebook terdapat kolom laporan CPM, namun jangan salah jika anda teliti anda akan menemukan kolom laporan yang menuliskan RPM. Lalu apa beda diantara keduanya?

RPM adalah kepanjangan dari Revenue per thousand impression. Intinya adalah inim merupakan angka rata-rata penghasilan yang didapat setiap kali iklan tayang sebanyak seribu kali. Contoh jika nilai RPM pada kolom laporan kita terdapata angka $0.15, artinya adalah setiap 1000 kali iklan anda tampil maka anda akan mendapatkan earning sebesar $0.15 dan jika jumlah tayang iklan anda berjumlah 2000 kali dalam sehari maka earning yang akan anda dapatkan adalah  $0.3, dan seterusnya.

Dalam bahasa Indonesia RPM(Revenue per thousand impression) disebut dengan PPS(Pendapatan per seribu tayangan), Sumber Google Adsense Support.

Namun bagaimana sebetulnya maksud dari tayangan(impression) itu? Tayangan itu dihitung setiap permintaan iklan yang menampilkan setidaknya satu iklan ke situs. Nah lo bingung kan? Gini,, kalau dalam satu halaman web kita ada 3 ads unit berarti setiap halaman dibuka akan dihitung 3 tayangan(impression).

Lalu apa itu CPM? CPM(Cost per 1000 impressions) dalam bahasa Indonesia disebut dengan BPS(biaya per seribu tayang), yang artinya adalah Pengiklan(Advertiser di Adwords)  yang menjalankan iklan menetapkan harga yang diinginkan per 1000 kali penayangan iklan. Yang sebelumnya juga perlu memilih penempatan untuk menampilkan iklan, dan membayar setiap kali iklan tampil.

Lalu dari sisi publisher Adsense ini berarti akan ada earning setiap kali iklan CPM ditayangkan pada website. Iklan CPM bersaing dengan iklan CPC dalam lelang iklan Adwords, sehingga hanya iklan berkinerja terbaik akan ditayangkan pada sebuah halaman website. Pengiklan harus menawar CPM lebih tinggi daripada CPC yang ada untuk menampilkan iklan.

Jadi kesimpulannya adalah: RPM lebih merupakan penekanan angka Publisher(yang menampilkan iklan), sedangkan CPM merupakan angka patokan  kepada pemasang iklan(di Adwrods atau program iklan lainnya seperti FB ads).

Standard