economy

Update bulan 8 Pasca Cov-19 Terhadap Kehidupan Saya

Saya harus membuka artikel kali ini dengan kalimat yang sedikit membosankan: Setalah tidak lama nulis di blog, akhirnya hari ini saya menulis juga. Mencatatkan bagaimana Covid-19 berdampak terhadap kehidupan keluarga saya.

Dibulan kedua atau ketiga saya sudah tidak memiliki website yang menghasilkan income lagi, semua sudah terjual. Akun Adsense lawas yang selama ini menghasilkan pun telah dijual. Bisnis Mobil bekas pun tiarap semua.

Usaha yang dijalankan istri juga terdampak secara langsung. Dua atau tiga bulan diawal Covid mendera harus terpaksa tutup, dengan tetap membayar gaji pokok para karyawan agar tidak ada PHK(walaupun akhirnya 2 personil mengundurkan diri).

Setelah masuk pun, tamu masih sepi dan terpaksa karyawan di rolling hanya masuk 1 orang perhari di hari biasa dan 2 orang di akhir pekan.

Memulai Bisnis Baru

Di bulan Juni 2020 saya memulai usaha baru yaitu jasa carter mobil. Bermula dari membaca ada permintaan di sebuah group Fesbuk untuk mengantar ke bandara Adi Sumarmo, saya japri dan tawarkan ternyata harga yang saya tawarkan cocok.

Dari situ saya menyadari ada peluang untuk bisnis tranportasi khusus ini. Kemudian saya coba iklan di OLX ternyata ada respon, orderan kedua saya yang di dapat dari iklan OLX adalah pengantaran ke Pemalang dari Bulak Sumur, Sleman.

Berawala dari situ setelah beberapa kali orderdan dari OLX maka saya beranikan diri untuk membeli domain dan membuat website. Website WordPress based ala kadarnya, domain beli dengan ekstensi .online seharga Rp 10.000 untuk tahun pertama, dan hosting pakai yang sudah ada selama ini. Rencana saya untuk digeber dengan promosi berbayar alias iklan.

Dengan modal alakadarnya tersebut pikir saya kalau ternyata tidak laku pun tidak masalah. Akhirnya dalam hitungan 2 aau 3 hari website jadi, dan di bulan Juli saya iklankan.

Setelah di iklan ternyata ada respon yang cukup baik, walaupun biaya iklan cukup tinggi karena ada kekeliruan setting. Saya buka lagi catatan beberapa tahun silam juga video tutorial tentang program periklanan Google Ads yang pernah saya pelajari beberapa tahun silam.

Setelah diiklankan ternyata ada permintaan, omsetnya tembus 3,6 juta. di bulan Agustus. Bulan september turun jadi 2,8 juta karena ada side project saat itu. Dan di bulan oktober kemaren omsetnya tembus lebih dari 5 juta.

Dari yang tadinya saya sekedar berpikir untuk menyambung hidup lalu saya menjadi berpikir bisakah bisnis ini di Scale Up?

Scale Up Bisnis Transportasi

Segmen saya sasar dalam bisnis ini bukanlah segemen wisatawan yang mau sewa mobil lepas kunci. Berbeda dengan segmen tersebut yang lebih sensitf dalam memilih mobil, segmen yang saya layani adalah mereka yang membutuhkan jasa transportasi.

Asalkan mobilnya bersih, ada AC-nya, yang bawa nyaman dan harganya murah maka mereka okay saja.

Nah kendala untuk scale up itu ada point terakhir yang saya sebutkan di atas. Harga murah memang menggoda, apalagi murah namun pelayanan prima. Tapi biaya produksi jasa untuk mendukung hal tersebut nyaris mustahil untuk diaktualisasikan.

Lah buktinya sudah berjalan 4 bulan ini bisa? Jawabannya di tulisan berikutnya mengenai perhitungan kalkulasi bisnis transportasi.

Standard